Menggunakan 1 Pixel Facebook Ads Untuk Beberapa Niche. Mungkinkah?

Jika Anda tipe orang yang tidak suka menggunakan banyak akun dalam beriklan, maka Anda harus belajar memanfaatkan pixel facebook untuk multiple niche. Kenapa? Karena jika Anda tidak bisa memisahkan data-data yang masuk, maka hasilnya akan sangat kacau. Bisa dibayangkan jika Anda menjual rok mini dan hijab dalam 1 store fashion. Bagaimana memisahkan datanya? Karakter buyernya jelas berbeda.

Ada 1 fitur yang cukup powerful dalam Facebook ads yang bisa membantu Anda, namanya Custom Conversion (bukan custom audience).

tombol custom conversion, ada di menu pixel
Kalau di klik tadi, muncul ini. Pilih track custom conversion.

Apa Itu Custom Conversion?

Custom Conversion adalah sebuah fitur dari Facebook ads yang bisa membantu Anda melacak konversi secara customize/khusus. Misalkan Anda memiliki 2 produk, seperti tadi ilustrasi sebelumnya, yaitu rok mini dan hijab. Anda bisa melacak konversi yang terjadi diantara 2 produk tersebut.

Konversi apa yang bisa dilacak? Tentunya pendalaman dari 9 standard events Facebook (view content, add to cart, initiate checkout, purchase, search, dst). Misal orang yang mengunjungi produk rok mini dan add to cart, orang yang mengunjungi produk hijab dan purchase, dst.

Siapa aja manusia-manusia yang melakukan view content terhadap rok mini, akan dibaca oleh Facebook. Demikian pula yang add to cart hijab. Pasti berbeda. Nah, pola konversi mereka ini dipisahkan dengan Custom Conversion.

Saya sengaja menjelaskan dengan sangat pelan, supaya Anda benar-benar paham. 🙂

Custom conversion ini BERGUNA jika Anda menggunakan objective Website Conversion. Kalau Anda tidak suka dengan objective ini, lupakan custom conversion.

Apa bedanya dengan Custom Audience?

Custom Audience itu, sesuai namanya, cuma audience. Fungsinya memisahkan data orang yang klik item tertentu, untuk dijadikan audience khusus. Audience khusus ini salah satu pemanfaatannya adalah untuk membuat lookalike audience.

Seperti artikel-artikel saya sebelumnya, custom audience ini adalah tool untuk melakukan optimisasi audience. Sedangkan custom conversion adalah tool untuk melakukan optimisasi konversi.

Cara Membuat Custom Conversion

Setelah anda pilih “track custom conversion”, maka Akan muncul menu sebagai berikut:

  • Pixel: Ini menunjukkan pixel apa yang sedang Anda manfaatkan
  • Rule: ini adalah pengaturan inti dari custom conversion. Kondisi apa yang ingin Anda tetapkan sebagai dasarnya.
  • Category: Kategori custom conversion Anda. Ini akan membantu FB untuk melakukan “leverage” terhadap iklan Anda dalam melakukan optimisasi konversi

Rule

Anda bisa memilih 3 jenis rules dalam membuat custom conversion. Misalkan Anda ingin 1 konversi adalah jika ada orang yang mengunjungi /search dan /product-2. Maka masukkan di URL contains 2 url tersebut, masing-masing url dalam kotak terpisah.

Favorit saya adalah event. Event akan muncul dalam menu custom conversion jika memang sudah ada events yang terjadi dalam website Anda. Nah, events baru bisa terjadi dalam website Anda jika Anda sudah memasang pixel dengan benar + standard events. Kira-kira ilustrasinya akan seperti ini :

Kita bisa memilih event apa yang kita gunakan sebagai konversi. Jadi logikanya begini. Saat Anda melakukan iklan dalam objective WC, maka Anda akan diminta memasukkan conversion-nya apa. Anda bisa memasukkan hanya Add To Cart misalnya. Tapi coba bayangkan jika Anda memasukkan “Add to Cart Hijab” dimana event “add to cart Hijab” hanyalah berisi tracking konversi dari orang-orang yang mengklik hijab, bukan rok mini, bukan sandal, ataupun blazer? Sangat besar kemungkinan optimisasi konversi Anda akan lebih baik daripada yang hanya sekedar add to cart (walaupun add to cart saja biasanya sudah powerful).

Setelah Anda memilih salah satu event, maka akan muncul sebagai berikut :

Ini berisi parameter yang akan menjadikan custom conversion Anda spesifik. Anda bisa pilih content_name, artinya pengunjung akan dikatakan convert jika ia mengunjungi salah satu halaman di website yang mengandung nama tertentu.

Anda bisa bermain-main dengan parameter ini dan tetapkan sendiri. Sangat bervariasi. Oya, parameter ini juga baru akan muncul jika website Anda mengandung parameter tersebut. Biasanya kalau Anda memanfaatkan woo-commerce atau Shopify, sudah akan terpasang secara default. Jadi begitu terjadi konversi di website Anda, akan ter-update sendiri di menu rule custom conversion ini.

Category

Kalau Anda pilih kategori, akan muncul kategori 9 standard events untuk mengkategorikan custom conversion yang Anda buat.

Kategori ini fungsinya untuk mengkategorikan custom custom conversion yang Anda buat cenderung kemana. Facebook akan membantu mencarikan orang-orang yang memiliki kemiripan konversi dengan custom conversion yang Anda buat.

Ingat bahwa jika Anda menggunakan rule event, maka pengkategoriannya harus selaras. Misal Anda track add to cart Hijab, maka kategorinya pun harus add to cart. Jangan sampai keliru karena akan membuat proses optimisasi jadi kacau.

Nama

Jika sudah sempurna, maka Anda bisa tekan tombol next dan akan muncul gambar seperti di atas. Untuk nama, bebas saja, asalkan Anda ingat dan tidak keliru. Biasanya saya pakai : “View Content – Hijab”, “Purchase – Sepatu”, dsb.

Set a default conversion value tidak perlu dicentang (kalau saya pribadi), karena biasanya berbagai macam produk dengan nilai konversi yang berbeda-beda. Kecuali barang Anda harganya sama semua, maka Anda bisa set default conversion value.

Demikianlah secara singkat penjelasan saya mengenai custom conversion, mudah-mudahan Anda paham. Silakan bubuhkan komentar dibawah jika masih ada pertanyaan, nanti kalau sempat akan saya jawab. Terima kasih!

===

NB: Follow telegram channel saya di : http://telegram.me/scaleup untuk mendapatkan update terbaru artikel dan informasi seputar FB ads dan bisnis online.

28 Comments

    • Oiya om.. pemasangan pixel event di web nya mesti disesuaikan dengan tujuan konversinya jg ya? Ini yg saya masih bingung

      Misal event purchase, apakah ini berarti pixel event harus kita pasang di halaman sukses konfirmasi pembayaran?

  1. Keren ilmunya, walaupun saya belum terlalu paham, cuma penjelasannya memang mantep dan detail. Bang Army termasuk salah satu panutan saya dlm bermain Fb Ads. Trima kasih banyak bang…

  2. Om Army,,kalau kita mau iklan ke luar seperti gearbubble atau teespring,,kita langsung pakai jenis iklan WC Bisa kah?? terimkasih

  3. Om Army, numpang tanya..

    1. Saya telah membuat Custom Conversion View Content, apakah pixel ini bisa dibuat LLA nya? jika bisa bagaimana caranya? (mungkin saya kurang teliti – tapi saya udah ngubek2 dan googling, yg ada pilihannya hanya “Create Ad” saja)

    2. Yang saya temukan di kasus saya, yg bisa dibuat LLA-nya hanya Custom Audience,

    setelah Custom Conversion (CC) pixel (menggunakan event VC) jadi, pixel di Custom Audience (tanpa event atau URL – general untuk nangkep semua pixel yg masuk ke web) stop firing walaupun yg view content nambah, yg firing dan bertambah adalah CC Pixel.

    Apakah memang seperti itu atau ada yg error di Asset Library FB saya?

    Terimakasih mas Army

    • Begini. LAA itu adalah salah satu jenis audience. Tentu source untuk LAA, dari audience lagi. Namanya custom audience. Jadi LAA bisa dibuat dari custom audience. Nah, pertanyaan wendy yang no 1 itu bukan custom audience, melainkan custom conversion, dimana ini berbeda. Jadi jawaban sy, custom conversion TIDAK BISA jadi source dalam membuat LAA. Tapi custom audience bisa.

      Nah, untuk membuat custom audience yang tertarget, kita bisa menggunakan event sebagai parameter. Misal, kita kumpulkan orang-orang yang add to cart produk tertentu dalam sebuah kelompok audience tertentu, seperti yang wendy pahami di poin 2.

      nah penjelasan tambahan di poin kedua blm bisa sy pahami, coba dibenerin dulu kalimatnya. “.. pixel di custom audience stop firing..” maksudnya apa. Custom audience isinya audience, orang. Jadi kalau ada orang yang melakukan aktivitas seperti yang sudah diatur sebagai parameter custom audience, jumlah audience nya akan nambah.

  4. mas.. klo 1 pixel dari 1 ad account buat ngiklan dengan niche yg jauh berbeda.. misal custom convertion ( read: CC ) 1 utk niche fishing, CC 2 utk aksesoris mobil, CC 3 memasak.. ganggu kinerja pixel nya ga?

    ( soal nya saya liat contoh di atas masih agak sama.. yaitu ke dua nya masih sama2 di niche fashion )

    • Pixel dengan multi niche yang sangat berbeda, bisa. Asal tertib ngebagi-baginya, dan diusahakan bukan per produk, melainkan per kategori.

  5. Mas army, numpang nanya..
    Data pixel yg terkumpul dari Custom conversion, url equals, bisa dibikin look alike audiances?

    Trims

      • Mantaff penjelasanny berbobot bgt
        Mas boleh tany contoh bntuk dan tujuan url equal itu seperti apa….klo di artiin ke bhs indo soalny arti equal itu persamaan / bandingan saya kurng ngerti fungsi jenis2 opsi yang sejenis ini. Mohon pencerahanny mas

        • kalo pake equal artinya url nya harus sama persis dengan yang kita tuliskan. Kalau contain, asalkan mengandung 1 kata saja sudah cukup.

  6. Powerful mana mas antara custom audience sama custom conversion. Klo pixelnya misalnya sdh 100 yg ada di kedua custom tsb apakh iklan kita akan menuju ke 100 org tsb saja atau ke orang tsb dan ke orang yg identik dgn org tsb. Trimakasih

    • itu ibarat membandingkan apel dengan mobil. Nggak nyambung. Yang satunya audience, satunya lagi events. Beda. Custom audience itu kita mengoptimisasi audience nya, dari yang berdasarkan data dari facebook aja (interest, dsb), menjadi data yang kita miliki sendiri (telah berkunjung ke web kita, mengisi form, atau dari email/telepon yang kita simpan).

      Sedangkan custom conversion itu mengoptimisasi events dari yang semula standar saja (9 standard events facebook) menjadi custom (dioptimasi event terhadap halaman tertentu misalnya).

      • Salam kenal Om Amry,
        Paparanya sangat membantu sx…smg menjadi amal kebaikan untuk ms & keluarga
        Sebelumnya minta maaf jika pertanyaanya kurang berkenan,
        saya udah mencoba memahami & googling namun mungkin agak masih sedikit kurang paham beberapa hal berikut :

        Mas default standart event costum conversion kan menggunakan bahasa inggris ( 9 event standart )
        seperti ( key page view, search, add to chart, dll ), sehingga code conversion pixel nya jg menyesuaikan ( menggunakan bahasa inggris juga )
        Sehingga waktu kita mau bikin / edit ” conversion pixel code ” nya kan menyesuaikan dg event name nya :
        # A. seperti ( key page view => fbq(‘track’, ‘ViewContent’);

        # B. seperti ( Search => fbq(‘track’, ‘Search’); )

        # C. seperti ( Add payment info = > fbq(‘track’, ‘AddPaymentInfo’); )

        @ Pertanyaanya, bagaimana bila website kita bahasanya menggunakan bahasa indonesia,,seperti :
        jika kita ingin mentracking orang2x yg mengklik tombol / membuka halaman yg berbahasa indonesia sbb :
        conversion code pixel nya apakah harus di edit menyesuaikan bahasa yg kita gunakan yaa ms..?

        # A. seperti

        # B. ( Lihat detail => fbq(‘track’, ‘Search’); ) / fbq(‘track’, ‘Lihat detail’);….? / seperti apa seharusnya code pixel conversion nya yaa ms..?

        # C. ( Tambah ke keranjang belanja = > fbq(‘track’, ‘AddPaymentInfo’); ) / fbq(‘track’, ‘Tambah ke keranjang belanja’); ) seperti apa seharusnya code pixel conversion nya yaa ms..?

        Terimakasih atas keluangan waktu & pencerahanya,,

        by Warno

  7. Mas army numpang nanya…
    Cara memunculkan standard event seperti; add to cart, initial cekout, purchase,dsb gimn caranya yah?
    Secara event yg keluar di saya cuman page view…
    Sy bikin landing page wordpress, bukan shopify atau teespring..
    Mohon pencerahannya…

    Trims

  8. membedakan orang berdasarkan event nya lebih enak per categori ya mas ?
    misal :
    dalam satu website saya ada dua niche
    1. hijab
    2. rok mini

    sedangkan g mungkin saya jual cuma 2 produk saja, pastilah banyak. sehingga kita bisa membedakan CC nya berdasarkan content_category, benar ?

    masalah nya, pas event “purchase” tidak ada parameter content_category
    bagaimana mas ?

    atau mas army ada saran mengenai hal ini

    • Saya juga sama nih, kalau di event AddToCart gimana cara bedainnya ya, cuma ada user agent sama language…

      Beda sama event ketika pageview, banyak opsinya, jadi saya bisa pake parameter content-name atau content-ids

  9. Mas. Kalo misal kita tidak punya website dan kita jual produk kita lewat toko online (website orang lain) apakah kita bisa pasang kode pixel kita ke website tersebut?

    Atau kita bisa gunakan pixel yang ada di website tersebut untuk membuat custom audience di iklan kita?

    Terimakasih

  10. Om Army, sorry OOT, mau nanya dong untuk tutorial research product yang diajarkan om Eka di mana ya? Free or pay? I need it.

  11. Bg, kalau buat banyak ID pixel di akun fb saya gimana ya caranya ???

    Di fb saya punya 3 Fanspage untuk 3 website saya..
    dan semuanya niche nya berbeda…

    Jadi saya mau buat pixelnya masing2…
    gimana caranya bg ???
    MOhon infonya..

    tks..

    • Bisa dibuat melalui dashboard pixel di business manager, atau bisa googling di : “how to make another pixel in facebook business manager”

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*