Cara Split Testing Yang Menurut Saya Paling Killer | Update September 2017

Saya mengatakan paling killer, karena cara ini bisa mereduksi biaya split testing hingga sangat murah dengan tetap menjaga aspek audience agar tidak saling bertabrakan. Cara ini saya lakukan baik di lokal maupun di luar, dan hasilnya tetap sangat baik.

UPDATE: Tujuan dari split testing ini adalah dalam rangka menemukan produk yang happening dan bisa dijadikan uang. Bukan menemukan settingan iklan, menemukan objective, dsb. Pada dasarnya untuk ecommerce, memang kita melakukan split testing untuk menemukan produk mana yang paling memberikan keuntungan. Untuk itulah kita melakukan split testing.

Oke berikut ini langkah-langkah sederhananya :

1/ Buat 1 Campaign Objective PPE WC View Content

Pertama-tama, buat 1 jenis campaign objective page post engagement Website Conversion. Ini mudah kan, anda tinggal klik saja.

2/ Buat 1 adset yang terdiri dari 1 jenis audience saja.

Apa maksud dari 1 jenis audience? Anda tetapkan audience awalan, misal :

  • Indonesia,
  • Wanita,
  • 25-44 tahun
  • Interest A, B, C
  • Device mobile
  • Optimasi engagement

Pastikan jumlah audience Anda LUAS tidak terlalu luas, namun highly targeted. Maksudnya apa? Pilah betul-betul audience yang Anda segmentasikan, dan pastikan memang orang-orang yang ada di target Anda adalah orang yang relevan dengan bisnis Anda. Hanya 100,000 pun tidak apa-apa, karena goal kita menentukan produk yang relevan. Note: Pastikan Anda menggunakan pixel untuk melakukan ini.

3/ Setelah Anda confident dengan market yang akan dibidik, tetapkan 5-10 produk yang akan ditawarkan kepada audience  tersebut. Anda bisa gunakan 5-10 images untuk 1 produk yang sama. Disinilah split testing itu Anda lakukan.

Buat masing-masing post untuk setiap produk itu sesuai dengan kaidah (gambar yang jelas, kontak jelas, dsb).

Setelah itu, buat ads yang sama untuk masing-masing produk itu di dalam 1 adset. Jadi hasil akhirnya nanti Anda akan memiliki : 1 Campaign > 1 Adset > 10 Ads.

4/ Iklankan selama 3 hari. Budget yang bisa Anda keluarkan untuk split testing ini berkisar minimal 100rb per hari. hingga mencapai 100 conversions di level adset.

Pada tahap ini, Anda akan mendapatkan sekitar 60 ribu reach yang akan terbagi ke dalam 10 ads/creatives tersebut. Saring mana yang terbaik dari 10 tersebut, tentunya berdasarkan konversi penjualan. Jika belum bisa menghasilkan keputusan yang confident, Anda bisa teruskan sampai 1 minggu (untuk market lokal).

PENJELASAN

Kita melakukan split testing di level creatives. Kenapa? Karena hanya di level inilah kita bisa memastikan bahwa audience kita tidak bertabrakan. Jika Anda melakukan split testing di level adset untuk seluruh produk, maka besar kemungkinan iklan Anda akan “berinterferensi” satu dengan yang lain; atau dengan kata lain iklan Anda ada kemungkinan bertabrakan antara satu dengan yang lain.

Selain itu, jika Anda split testing di level adset, maka budget yang Anda plotting sudah pasti akan dihabiskan oleh FB. Saya lebih memilih meletakkan budget 1 juta di level adset yang membawahi 10 ads creative, daripada Rp 100.000 untuk 10 adset yang masing-masing membawahi 1 ads. Pilihan yang kedua jelas sama sekali tidak ada landasan logisnya.

Saya sudah membuktikan berkali-kali bahwa split testing di level ads creatives jauh lebih efektif. FB akan mencarikan kita mana produk yang paling diterima oleh pasar, dan setiap hari akan selalu dirotasi oleh FB dan dipastikan bahwa produk itu tidak jenuh. Jika jenuh, maka FB akan mengoptimasi pada produk yang berikutnya, dan seterusnya.

Ini adalah salah satu rahasia, kenapa saya bisa memasang iklan sehari lalu liburan 2 minggu tanpa melihat iklan-iklan itu lagi. Karena kalau barang saya jelek, otomatis tidak akan dipasarkan oleh FB, dan otomatis tidak akan ter-spent iklannya. Yang dipasarkan, tentu yang happening saat itu.

Bisakah hari ini creative A yang naik, lalu seminggu kemudian malahan creative B yang naik? Sangat bisa! Itulah kenapa saya pasang banyak creative. Ingat dalam ecommerce, creative = barang = produk = barang dagangan. Semakin banyak creative, semakin banyak potensi kita untuk mencapai omset yang stabil.

NB:

1/ Mohon Anda praktek setelah membaca ini dan MELAPORKAN kepada saya bagaimana hasilnya. Kenapa begitu? Penting bagi kita untuk terus update perkembangan teknologi Facebook sehingga bisa terus fresh.

2/ Laporan bisa Anda letakkan di kolom komentar di bawah ini sehingga mereka yang lain yang juga punya akses ke dalam artikel ini bisa membacanya dan kita bisa berdiskusi bersama.

Terima kasih.

102 Comments

  1. Makasih mas army. Ini berarti audience sama untuk 10 product tersebut ya:) kalau make pixel berarti ppe diselipkan link ke website ya mas. Nuwun

  2. Mas Army, mau nanya objective PPE tapi colect pixel? apakah menggunakan PPE Video untuk split testing nya? mohon penjelasan lanjutnya mas.trims sebelumnya..

  3. Biasanya saya pake cara ini untuk Testing Images dan Copywriting mana yang bagus untuk saya pakai di Iklan utama saya.

    Pas bagian ini : 1 Campaign > 1 Adset > 10 Ads.

    Itu maksudnya apakah 10 Postingan om? Jadi 10 Postingan, Contactnya sama semua. Copywriting sama, cuma beda Foto.

    Karena ini —>
    “Saya lebih memilih meletakkan budget 1 juta di level adset yang membawahi 10 ads creative, daripada Rp 100.000 untuk 10 adset yang masing-masing membawahi 1 ads.”

    Berarti kalo buat OL Shop Lokal, baiknya buat 1 Campaign > 1 Adset > 10 Ad (beda beda fotonya)

    Karena dengan begitu, 10 Ad itu bisa saling mengoptimalkan Adset dalam Campaign.

  4. Siap action..2 hari lalu sy test buat 20-25 adset dlm 1 campaign dan satu adset. Split Manual bid (interest dan demografi sama) Ternyata kurang tepat ya.. (Cuma dapat pelajaran bhw uniq daily, reachnya bisa lbh tinggi 2-4 kalu lipat dari yg direkomendasikn fb). Msh nunggu rahasianya..

    • Unique Daily Reach itu memang tinggi reach-nya, tapi kualitasnya turun. Kenapa? Karena FB tidak mengoptimalkan engagement dari setiap orangnya.

      • Berati kalo untuk iklan ol shop lokal type PPE, jika menggunakan MANUAL BIDDING, maka pakai —>
        Optimization for Ad Delivery : Post Engagement

  5. Selama ini yang saya pahami ketika mendengar kata split test, adalah tentang gambar dan adcopy. Bagaimana dengan split test gambar/ad copy? Apakah tetap perlu melakukan ini mas? atau langsung saja split test produk seperti dalam artikel ini?

    • imho, untuk gambar dan adcopy masuk level ads/creative, jadi bisa displit test dgn teknik ini. Nah, utk targeting di level adset, apa memang tdk perlu dilakukan a/b testing sama sekali, om army? utk scale out, berarti dari hasil custom audience pixel dibuat LLA 1%– , 2%, 3% dst.., atau kosongkan saja targetingnya biar fb mencari sendiri dgn bantuan event pixel pada objective ws. cmiiw. jazakallah,..

      • Lakukan untuk splitting audience. Tapi buat saya, ini sudah nggak terlalu pengaruh besar, asalkan kita menggunakan pixel. Itu kenapa makanya saya bilang wajib menggunakan pixel dulu. Nanti saya update artikelnya pada bagian yang ini.

    • Kalau yang dimaksud split test beberapa gambar untuk 1 jenis produk, nggak usah. Memang akan ada efeknya, tapi itu nggak signifikan untuk ecommerce. Boleh melakukan itu, asalkan sudah ketemu barang yang winning aja.

  6. Makasih Mas Army, Sekalian mau nanya untuk photo postnya lebih dari 1 gppa ? misalkan 3/4 photo soalnya dalam 1 produk ada beberapa varian warna / motif mas. Nuwun

  7. Terima Kasih ilmunya mas Army,

    Salah satu alasan kenapa saya beli theme selain buat toko online lokal, sebelumnya saya juga melihat artikel split test ini. Artikel “split test” ini menjadi alasan kedua saya membeli theme, karena saya buta sekali dengan namanya split test.

    Saya selama ini main di Teespring dengan teknik & planning yang ga jelas, artinya saya ga tau apa yang harus dilakukan selanjutnya setelah campaign saya jalan.

    Nah setelah baca artikel ini berulang ulang, baru saya faham seperti apa slit test itu. Semalam karena saya sudah ga sabar mau praktekin ilmu ini, saya coba test 2 desain teespring untuk niche yang sama (satunya saya buat dadakan). Memang terlalu sedikit kalo mau menguji 2 desain saja, tapi saya coba test aja untuk membunuh rasa penasaran itu.

    Iklan saya mulai running dari jam 1 tadi pagi, dan subuh saya cek sudah ada 3 sales di report FB, tapi sebenarnya ada 6 purchase disitu. Report bisa dilihat disini => http://prnt.sc/cdvytk.

    Baru sedikit sih, tapi saya makin pede ngiklan ๐Ÿ™‚

    Nah dari sini saya semakin semangat untuk membuat beberapa desain lagi untuk test di niche saya.

    Sekali lagi, terima kasih ilmunya mas Army.

  8. Mas army mau tanya ttg manual bidding iklan PPE.

    Untuk menentukan nilai bid apa harus mengikuti saran dr fb misal disarankan rp500-800 trus kita pasang 600. Apakah seperti itu mas. Dan apa itu tidak kemahaln ya mas untuk iklan PPE…makasih sebelumny mas

  9. om knp pake PPE dg pixel, kok tdk langsung CTW dg pixel. Kan sesuai artikel sebelumnya yg menjelaskan ttg pengkategorian audience PPE dan WC?

    • Goal kita saat split testing adalah menemukan iklan yang paling tinggi engagement-nya. Kenapa? Karena engagement yang tinggi akan membantu iklan kita memiliki harga yang cukup murah untuk mengakusisi audience ring 1 Facebook.

      Kenapa pakai pixel? Agar budget kita optimal. Sambil kita mengumpulkan pixel, sambil mencari mana ads yang terbaik.

      • oh gtu ya om. ini saya mau cb praktein, tp ntar link web pixelnya gak saya ksh dipostingan. Jadi ntar di adscopy saya tekankan buyer utk meninggalkan komentar (dg tujuan utk menaikkan enggagment agar jangkuan lbh luas) , bagi mrk yg komentar ntar saya inbox utk link web pixelnya.

        kalau dg cara diatas gmn om? apa lbh baik link web lgsg ditaruh di adscopy?

  10. Assalamualaikum Mas Army untuk split test ini yang harus di perhatikan reach nya atau skor relevansi nya atau ctr nya mas ya..soalnya hasil saya yang murah iklanya engagementnya tinggi tapi ctr sama skor relevansi nya rendah, terus yang mahal iklanya engagement rendah tapi skor relevan tinggi ctr tinggi. Untuk penjualanya semua masih nihil .

    Mohon pencerahanya mas terimakasih sebelumnya.:)

  11. Makasih banyak Om Army, DAGING SEGER semua, sy sudah coba sblumnya PPE tpi blum pakai pixel (rencana skrg).
    Hasil PPE sy sdkit lumayan om dgn bid dibwah Rp.100/interaksi, orderan shari 30-50 transferan, modal 250rb/hr, profit 500-1jt/hr.
    Yg jadi pusingnya nanti untuk membuat data pixel nya bisa ga manual Om (sy punya data audience manual) *maklum ngga ngeuh PIXEL dulu Om ๐Ÿ˜€
    atau harus running bikin iklan lg yg sma targetnya agar masuk ke pixel (bikin audience lg) ?

    trus, kalau Om Eka/Army, Target Pasar Luar USA, di GearBubble, Viralstyle, Teespring, cara menargetkannya mirip penjelasan Blog ini ga Om ? saya cek lg Telegram EBNP nya sudah kosong, ada tmpat belajarnya dmna ya om Army yang bener2 tentang Pasar Luar terutama via (GearBubble,Viralstyle,Teespring) ?

    trakhir, Diapprove dong Om Amry “Karizal Muharom” di Grup Belajar Pixel FB ๐Ÿ˜€ hehe (sdh kirim bergabung)

    *udah gatel PIXEL ๐Ÿ˜€ he

    • Wow keren. Selamat ya sudah tembus 1 Juta per hari. Kalau sebelumnya belum pernah pasang pixel, nggak ada cara untuk mengambil data yang back-date, kecuali diiklankan lagi dengan targeting yang sama. Insya Allah mirip trafficnya dengan yang sudah profitable kemarin-kemarin.

      Cara menargetkan market USA, kurang lebih mirip. Coba aja dulu nanti kalau sudah praktek laporan disini

  12. mas Army saya kan produk jualannya harganya cukup mahal , jutaan dan 1 produk, saya coba cara mas army , buat 1 champaign. 1 adset, 10 ads. nah 10 ads ini berupa gambar2 yg berbeda . budget 100 ribu. hasilnya ada 2 gambar yg bagus enggagementnya, banyak interaksi. yg lainnya jelek. cuma semua tidak ada penjualan. mungkin krn barangnya mahal jadi nggak bisa dipasarin di PPE kah ? biasanya saya selalu CTW. Nah sekarang hasil gambar yg bagus tsb mau saya jadikan iklan CTW nggak bisa ya ? ads itu satu kesatuan dg objective nya ya ? jadi dari PPE nggak bisa diubah ke CTW ? trus saya mau tanya soal link landing page di iklan PPE. itu link nya ditaro di copy writingnya apa link di gambar dengan memberi instruksi untuk klik gambar ? kalau di copy writing nggak boleh pakai url langsung ya ? harus di bitly dulu ? Mas Army masukin saya ke grup fb ads nya dong. Terimakasih.

    • Kalau memang jualannya hanya 1 produk dan mahal, menurutku strateginya salah kalau pakai fb ads.

      Filosofi fb ads itu, tukang asongan di lampu merah. Jualannya harus bervariasi, atau unik sekalian.

      Apakah bisa ads-nya diperlakukan dengan mengganti-ganti gambar walaupun produk sama? Bisa, tapi menurut saya nggak efektif. Yang efektif adalah produk yang berbeda. Kita ini sedang dalam ecommerce, bukan bermain CPA atau yang lain. Barang yang banyak adalah kuncinya. Coba datang ke tanah abang, satu toko pasti jualannya banyak. Kalaupun main di niche, misal gamis, ada banyak model dan variasi gamis. Ini yang kebanyakan orang keliru memperlakukan fb ads.

      Coba dipahami dulu konsep penting ini.

  13. “Pada tahap ini, Anda akan mendapatkan sekitar 60 ribu reach yang akan terbagi ke dalam 10 ads/creatives tersebut. Saring mana yang terbaik dari 10 tersebut, tentunya berdasarkan konversi penjualan. Jika belum bisa menghasilkan keputusan yang confident, Anda bisa teruskan sampai 1 minggu (untuk market lokal).”

    om utk statement diatas, apakah setelah ketemu yg winning dari 10 ads maka yg lain (yg tidak menghasilkan konversi) dimatikan aja ya ads nya ?

  14. Mas Army Jumlah hasil pixel yang ideal atau bagus untuk di LAA itu berapa mas ya? saya beberapa kali di angka 200 saya LAA hasil conversinya kok rendah banget ya..

  15. Mas army mau tanya ttg manual bidding iklan PPE.

    Kmren saya buat iklan PPE Dengan
    1 Campaign > 1 Adset > 5 Ads (produk )
    Di bagian CPE,nya saya setting manual
    dengan 250/ Engagement.

    Setelah iklan baru aktif saya lihat biaya per engagement.nya cuma Rp.75 sekrang iklan sudah running 2 hari biaya.nya semakin turun menjani Rp.24/engagement . . Pdhal saya setting di Adset.nya Rp.250/enggagement.

    Yg saya tnyakan hal seperti ini wajar gak mas army iklan semakin lama running harga CPE.nya semakin murah. Walau di setting manual ( manual bidding )

    Terimakasih sebelum.nya mas army

    • Itu sudah bagus. Memang angka yang dimasukkan ke dalam manual bidding, hanya angka plafon maksimal dari kita, bukan artinya harus segitu. Semakin bagus iklannya, akan semakin murah biaya per engagement-nya. Kita kasih batas atas itu untuk kasihtau FB kalau iklan kita sudah jenuh atau buruk, maka jangan di charge lebih dari angka yang sudah kita tetapkan.

  16. Saya sudah coba metode split ini mas Army. Saya bikin campaign 1 adset berisi 9 ads dengan produk yg berbeda-beda dengan budget 100 ribu/hari. Hasilnya ada dua produk dan engagementnya berupa like banyak, harga iklannya 40/engagement. Setelah berjalan tiga hari, komentar hanya satu dua, conversi belum ada. Pixel pengunjung ke 9 produk itu saya satukan dalam satu Custom Audience. Pertanyaan saya :
    1. Kalau tidak ada konversi, berarti tidak layak dilanjutkan ya mas, atau ada parameter lain ?
    2. Apakah saya cari 10 produk lain lagi kemudian di test lagi, apakah audience sama dengan yang pertama tadi atau diganti?
    3. ukuran custom audience nya baru 100, kapan ini bisa digunakan ?

    Makasih banyak atas bimbigannya …

    • Kalau sudah 3 hari dijalankan, nggak ada yang laku, coba turunkan budgetnya jadi 50rb. Kalau masih juga nggak ada yang laku, berarti itu 9 produk jelek semua terhadap audience yang sudah disusun. Solusinya bisa ganti produk, atau coba dipelajari lagi audience-nya, sudah bener atau nggak. Coba cari yang produknya memang rame dan semuanya ada di dalam 1 niche.

  17. Mas army terima kasih banyak atas ilmu yang sangat killer ini.
    Rencana hari ini mau segera jalan iklannya.
    Ohiya mas army saya mau nanya, setelah split testing ini berjalan 3 hari dengan 3 interest yang sama nichenya dan akhirnya saya mendapatkan produk yang paling diminati oleh audience, apa yang harus saya lakukan selanjutnya?
    apa saya harus mematikan ad yang tidak bagus, kemudian hanya menjalankan ad yang winningnya saja?
    atau membuat campaign baru dengan 3 adset dengan masing2 adset 1 interest yang di split tadi?
    Saya masih bener bener bingung apa yang selanjutnya harus dilakukan setelah split test carar mas army ini. Di tunggu jawabannya mas, Terima kasih…… ๐Ÿ™‚

      • Kasus hampir sama dengan mas rifqi,, jalan 5 harian dengan 5 ads, budget 500.000/hari..
        Ada 2 ads yang ramai,, cara scale up yang benar gimana mas army? 3 ads yang sepi dimatikan atau dibiarkan tapi menambah budget pada adset?
        Terimakasih…

  18. Siap laksanakan mas Army mungkin saya agak lambat. Karena masih harus belajar membuat Toko Online.

    Tapi saya akan praktek tanpa Pixel.

    Belum ada yg ditanya.

  19. Promosi produk pelangsing, Untuk split testing sudah coba pakai 5 ads, 3 matikan, dan 2 ads running karena bagus untuk klik view content dan juga relevance score 9.

    Yang mau ditanyakan : (i) targeting pakai LAA, conversion (view content) budget harian 25 rbu, yg ad sehari ada sekitar 5 wa/bbm, bagaimana cara optimasi targeting dan scale up?
    usia : 30-45 tahun Women, behaviour: 3g, 4g, wifi connected
    LAA 1% + 3%
    location: indonesia
    Apakah untuk targetting perlu dipersempit hanya untuk kota kota yang cost per conversionnya kecil dan/atau spesifik kota tertentu?
    Apakah untuk umur juga perlu dibuat spesifik?
    Untuk reportnya:
    http://prntscr.com/cm6msx
    http://prntscr.com/cm6q9v
    (ii) misalkan untuk targetting LAA 1% wilayah jabodetabek hasilnya bagus, bagaimana cara untuk scale up target audience, apakah menggunakan LAA 3% atau tambah kota-kota lainnya.
    terima kasih

  20. mas army sy newie nih, untuk pembuatan website yang bisa dipasangi pixel, apakah harus menggunakan yang berbayar atau bisa dengan yang gratis seperti wordpress atau blogspot? trims mas army.

  21. untuk pasar USA objective website convertionnya, baiknya berapa mas budget perharinya? 100 ribu juga atau lebih?
    *maklum budget masih belum besar ๐Ÿ˜€

  22. Mas Army, tqu ilmu nya luar biasa banget. Langsung praktek dan hasil nya iklan PPE saya turun budget dan ada sales juga.

    Pertanyaan : Kalau sudah nemu “winning ads” dari 10 ads yang diiklankan itu, apakah perlu dimatikan yang tidak winning atau biarkan saja?

    Tqu mas.

  23. Mas army. Mohon bantuannya. Saya sudah runing 10 ada dalam 1 adset menggunakan objective website conversion. Setelah 1 minggu ada 1 ads yang memiliki reach yang paling tinggi. Namun cost perconversionnya lebih mahal dibandingkan ads lain yang hanya diberikan sedikit trafocs oleh Facebook. Saya ragu mengambil keputusan karna reach yang berbeda dan cost per conversion lebih murah pada ads yang reachnya rendah

    • Ads yang paling tinggi reach-nya adalah ads yang menurut facebook paling diterima oleh audience. Memang seringkali kalau kita lihat Cost per conversion nya lebih tinggi dibanding yang reach nya rendah, tapi jangan salah, ads yang reach-nya rendah belum tentu jika dibanjiri reach tinggi (dipisahkan iklannya) akan tetap murah cost per conversionnya. Kalau ada faktor yang ambigu seperti itu, ada baiknya di tes aja dengan budget kecil.

      • Terima kasih mas atas masukannya. Saya coba test menjadi 2 ads. 1 ads yang reach nya paling tinggi. 1 ads yang punya cos perconversionnya rendah. Saya sudah running 1 hari. Nanti kalau sudah 3 hari saya bisa sharing kemajuannya!

    • Belum tentu. Tergantung karakteristik audience kita. Tapi secara umum memang biaya PPE murah adalah indikator objective yang lain PUNYA PROSPEK untuk profitable. Jangan terlalu fokus di murah, karena belum tentu profitable.

      • om army saya sudah praktekkan metode ini di ppe, ada 1 produk yg enggagement nya tinggi dan RS nya 8, kemudian saya bikin campaign baru ctw dengan audience dan ads copy yg sama tp rs nya turun jd 3-4 aja, dan blm ada sales. kira2 kenapa ya om? apa ada kemungkinan RS nya bisa naik? padahal di ppe udah 8 RS nya
        terimakasih…

          • saya sudah jalanin ctw ini 2 hari, budget nya 200k (market luar), 1 campaign 1 adset 3 ads (1 produk tp beda2 gambar dan adscopynya )
            sampe sekarang paling tinggi RS nya 4, bahkan ada yg 3, cpc nya juga 10rb an per clik,
            kayanya ga ada peningkatan, mungkin besok ane kill aja deh

  24. Bismillah
    Terimaskaih Om shrng2 ilmunya..
    Mau naya nih om..
    splitest yg om lakukan kan di level ads(postingan produk), nah bagaimana kl belum tau target interestnya (adsetnya) om???
    mohon bimbingannya OM

  25. Om tolong saran dan masukannya donk om…
    biar tau target marketnya (intersetnya) untuk produk yg kita jual gimn carinya yaa om? contoh sayaa jual tas2 & dompet cwek OM..

  26. mas army,

    maksud dari penggunaan pixel itu, misal saya split test beberapa audience. kemudian dari pixel yang tertanam kita tahu audience mana yang paling berminat dengan produk kita, kemudian kita fokuskan pada audience tersebut dan kita bisa melakukan retargeting. begitu ya mas? karena sudah 4 bulan lebih berjalan saya hanya menggunakan line dan whatsapp.

    kalo saya tidak menggunakan pixel, kemudian saya lihat hasilnya dari reach, impression, relevance score, dll. bisa diambil kesimpulan ga ya mas?

    • Yes, salah satu tujuannya itu, untuk membaca data split testing. Kalau tidak menggunakan pixel, bisa juga dilihat hasil iklan dari reach impression dsb. Tapi kurang optimal.

  27. Keren bang Army… walaupun saya cm pasang 4 ads, tp terasa banget metode ini. Yg penting sdh yakin untuk pilihan audience nya… Yg jelas terasa budget tdk mahal dan cepet bisa tau produk mana yg lg “hot”. Trima ksh banyak bang Army

  28. 5/ Untuk market USA, split testing bisa dilakukan di level campaign objective Website Conversion dimana ini lebih dahsyat efeknya

    untuk yg ini, optimasinya apakah view content, add to cart, atau purchase mas army? dan jika pixel belum matang apakah bisa maksimal? karena pixel saya belum tertriger sampe ke level purchase. ketika buat custom audience berdasarkan event, untuk event purchase blm nongol. thanks

  29. Siang mas army, dengan saat ini kita sudah bisa tau interest yang mana yg convert dengan FB API/tools zillatics, apakah testing dengan berberapa adset dengan interest antar adset di exclude (mencegah overlap) akan efektif?

    Atau yang paling efektif masih 1 campaign > 1 adset > 10 ads?

    Terimakasih banyak mas

  30. Assalamualaikum om Army,,, saya mau tanya om.. bagaimana kalau kita seorang produsen? Bagaimana strategi Split testnya,,jika kita seorang dropship / reseller kan kita Split beberapa produk pada satu audience. Namun jika kita seorang yg hanya punya satu produk (produsen) apakah bisa dikatakan dibalik strateginya? Dimana yg Split terus adalah audience nya? Mohon masukannya om.. terimaksih

    • Waalaikumsalam. Split test ad creative nya, buat aneka foto produk, video, angle dsb. Malah produsen lebih bisa banyak variasi.

  31. Assalamualaikum Wr. Wb.
    misal udah split test 3 hari budget 100ribu/day hasil kurang bagus kan budget diturunkan jadi 50/day (liat lagi selama 3 hari lagi).
    Nah tanya mas
    1. Kemarin saya liat penjelasan di video mas Army yg “langkah pertama di fbads” kok pertama disuruh test dgn budget 30ribu/day..? Beda dgn split test di atas.
    2. Selama 2 hari produk mas army gak ada penjualan ganti image langsung ada penjualan. Nah dgn split test di atas kapan harus ganti image..? Soalnya mas army hanya dalam 2 hari udah bisa baca klo perlu ganti image.. beda dgn split test di atas yg bila gak laku harus ganti produk/ganti audience.. tidak disebutkan ganti image.

  32. Thank’s Om Amry , Cara Seperti itu ane mudah dpt Sales nya dari pada coba 1 per 1 , keep sharing ya Om Army , sehat selalu , semoga bisa bermanfaat bagi para FB Advertiser Indonesia

  33. Wah ini yang saya cari-cari. Ilmu Killer ini suhu, wajib langsung praktek ini. jazakallah suhu semoga berkah ilmunya. aamiin

  34. Cara split test paling killer ini harus pake objective PPE ya om Army? Atau bisa pakai objective website conversion juga?

  35. Assalamualaikum mas army saya dari Pontianak kemarin ikut workshop.
    Saya ingin tanya 1 adset dgn interest yg menjadi target lalu dalam adset tersebut terdapat 10 ad yg membawa 10 produk yg berbeda. Berarti contohnya seperti ini ya mas
    Adset : Interest ibu hamil
    Ad :
    1. Baju bayi
    2. Topi bayi
    3. baju ibu hamil
    4. Panduan ibu hamil
    5. Alat makan bayi
    6-10 seterusnya seperti itu ya mas

  36. Mas Army, tehnik ini masih relevan ya utk hari ini?
    mengingat ini artikel sudah lama dan FB begitu dinamis algoritmanya ?

    trus budget 100rb itu dapetnya darimana ya mas, apakah klo diturunkan jadi kurang bagus hasilnya dan apakah klo dinaikkan akan bisa lebih bagus hasilnya?

  37. Om Army ini artikelnya kan udah diupdate. Untuk split tes ini lebih bagus menggunakan objektiv WC, kalo pixelnya baru dibuat atau pixelnya belum matang gimana itu om?

  38. assalamualaikum mas
    terimakasih sudah berbagi

    saya byk belajar dr mas
    sudah beberapakali jg baca postingan ini

    dan saya lihat ada perubahan karena di update

    yang ingin saya tanyakan apakah memang sekarang jenis ppe sudah tidak relevan lagi untuk jualan online

    mengingat pada artikel ini sebelumnya metode testing yg digunakan adalah ppe

    lalu pada metode ini saya lihat menggunakan event view content untuk testing

    apakah bisa jg menggunakan event lain seperti addtocart atau purchase

  39. Terima kasih sebelumnya untuk artikelnya, mas Army!
    Ohya, saya mau tanya, saya sudah coba iklan WC View Content sampai 100 VC, tapi belum ada penjualan sama sekali di 10 produk tsb. Kita mengartikan nya seperti apa? Apakah betul2 10 produk tersebut tidak work dan harus di kill semuanya? Ataukah ada beberapa produk yang sebetulnya masih bisa di tweak sampai winning campaign?

    Ciri-ciri produk yang masih bisa di tweak seperti apa? Apakah CPM nya yang rendah, ataukah Cost Per VC nya lebih rendah dibanding produk lainnya?

    terima kasih, maaf nanyanya berentetan sekaligus mas Army

  40. Assalamualaikum..
    Mas, sebelumnya makasih banyak sudah berbagi.
    Saya sudah praktek tapi jumlah produk hanya 3. Saya run ads 7 hari, hasilnya semua barang ada penjualan, tapi kemudian saya pilih hanya 1 barang yang rasio antara penjualan dan visit paling bagus. Sekarang saya bingung di scaling nya, bagaimana ya agar bisa scaling dengan efektif? Cukup genjot di buget aja atau bagaimana mas?

    Terima Kasih

    • Pertanyaan sederhana, jawabannya panjang dan kompleks. Intinya, naikkan budget, cari audience baru, atau eksploitasi audience yang sudah ada.

  41. Assalamu alaikum kang army,
    Saya sudah running iklan sesuai dgn artikel diatas.
    1 campaign, 1 ads set, 5 ads creative (5 jenis produk berbeda namun 1 niche)
    .
    Saya jalankan dgn objective Website Conversion -> View Content. Mau saya jalankan sampai 7 hari (skrg baru 3 hari). Kalau blm ada order, wajar sj kan yah? Karena ini baaru pertama kali saya utk dapatkan data View Content.

    setelaah 7 hari, apa yg sy lakukan?

    terima kaasih

  42. Assalamualaikum Mas Army, thanks atas artikel keren ini. Saya mau tanya beberapa hal (kasus olshop lokal)
    1. Utk awal testing (targeting + new product), lebih disarankan menggunakan autobid atau manual bid?
    2. Budget per adset minimum testing (asumsi 10 produk – blind testing) apakah ada patokannya? Misal memberikan kira2 min. Rp 10k/day per produk. Maksudnya agar tidak jomplang antara jumlah produk dan budget yang dipasang. Atau lebih besar budget lebih baik?
    Trims Mas atas jawabannya ๐Ÿ™‚

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Yang Terpenting Untuk Menemukan Winning Campaign – Scale Up Club
  2. Apa Yang Bisa Kita Harapkan Dari Sebuah MAB Algorithm? | Scale Up Club

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*