Connecting The Dot

Sekitar 1-2 bulan yang lalu, saya menghadiri kopdar Bantai FB Ads yang diselenggarakan oleh alumni.  Acaranya di hotel Sofyan, Jakarta. Sebagian alumni Bantai FB ads kumpul dan kita semua berdiskusi.


Nah, pas kopdar tersebut, tanpa sengaja saya kenalan dengan salah satu peserta Bantai. Namanya Khanti.


Ibu rumah tangga, dengan 1 anak masih balita. 


Setelah itu mulai kita ngobrol panjang x lebar tentang online shop.


Disini  menariknya.


Saya jadi tertarik setelah dia cerita bahwa bisnisnya (dia dan teman-temannya, bertiga) adalah jualan di Amazon.


Sudah 2 tahun lebih, dan ternyata kita sama-sama VIP Member di Payoneer. Kok nggak pernah ketemu dari dulu ya hehehe..


Pikiran saya, ini sejalan dengan apa yang saya kerjain dong selama ini..!


Saya kejar dong jadinya. Saya wawancara, apa yang dia kerjain di Amazon.


Ternyata dropship.


Dari banyak supplier. Bukan FBA. Tapi FBM. Fulfilled by Merchant.


Bisnisnya juga sudah jalan 2 tahun lebih. Timnya sudah rigid dan banyak.


Iseng-iseng saya minta SS akun Amazon Seller-nya yang banyak. Nah ini dikasitau sama Khanti, salah satu akun Amazon-nya. 

Wow... Hmm... Menarik juga!


Saya tanya, "Apa bisa kita bikin sesuatu bareng?"


"Aku ada warehouse kecil di Philadelphia, USA. Selama ini buat ngerjain Shopify. Aku juga banyak koneksi ke barang-barang clearance di US, urusan legal, financial, temen-temen yang pengen bisnisnya di US, teman-teman yang punya pabrik di Indo, dan butuh pengen bikin buka jalur pemasaran ke US.."


"Wah boleh banget mas Army.. Aku juga pengen bikin komunitas Amazon Seller di Indonesia.."


Dan akhirnya kita handshake. Salaman.


Dari dulu saya muter otak, gimana caranya bisa ngangkut barang temen-temen di Indonesia suatu hari nanti, untuk dipasarkan di US.


Kalo harus dipasarkan secara online berbayar atau FB ads, saya yakin pasti banyak yang mundur. Nggak semua orang sanggup bisa ngiklan ke US yang biayanya bisa sampai 10x lipat dari Indonesia.


Mungkin kalo dimulai dari free traffic dulu, belajar DS Amazon dulu, lebih mudah. Mungkin.


Saya inget dulu banget kan toko online Indonesia yang rame adalah dropship SEO-nya, yang trafik gratis. Baru setelah itu DS facebook, marketplace, dsb. 


Kepikiran saya, kalo sudah punya workflow yang stabil dan menghasilkan uang di negeri Paman Sam, banyak anak IM Indonesia yang nantinya bisa mulai "tarik dollar" dari US ke Indonesia lewat ecommerce.


Dari sana kita rapat, diskusi, Jakarta - Bandung. Mau mulai dari mana.


Akhirnya kami putuskan, mulai dari bikin pembukaan komunitas dulu. Mulai dari ngajarin DS Amazon-nya aja dulu. Bikin workshop aja dulu deh. Nanti ketauan yang bisa jadi team player kita siapa aja. Yang paling gampang ini. Saya juga pengen ikutan belajar.


By the way, sebenernya saya udah mulai duluan, dan udah pecah telor hari pertama diajarin.. Yeayy!

Khanti, Satrio, Army, Meutia (dari kiri ke kanan)


Workshop DS Amazon

Ok. Mari bicara lebih detail lagi, kenapa Dropship Amazon? 

  • Traffic-nya gratis. Nggak bayar. 
  • Jualannya USD. Dapetnya mata uang dollar.
  • Produknya dropship. Di awal nggak harus kerjasama langsung sama supplier.

Apa nggak enaknya?

  • Capek. Karena trafficnya gratis, maka ada "keringat" yang harus dikeluarin. Berita baiknya, ini bisa dikerjain rame-rame dengan tim.
  • Pembayarannya ditunda sama Amazon kurang lebih 1 mingguan. Jadi nggak real ada di rekening kita langsung kayak DS Shopify.
  • Yahh.. Dropship. Tau lah gimana dropship. Kepastian supplier kurang. Tapi buat kickstart, cukup. Karena emang proyek permulaan aja. Kan next-nya nanti kita mau kerjain barang yang kita store sendiri di warehouse.
  • check
    It takes time. Butuh waktu. Nggak kayak FB ads yang bisa langsung datang traffic-nya. Mindset yang dipakai bukan instant, tapi berkebun. Berkebun itu yaa.. Anda sudah paham kan situasinya. 

Siapa yang cocok untuk ikut pembelajaran ini?

  • Anda yang ingin punya income tambahan, punya waktu luang agak banyak
  • Pebisnis retail, yang ingin belajar lebih lanjut tentang cara jualan di Amazon 
  • Yang ingin ikut komunitas kita, "jajah" pasar luar negeri khususnya Amerika

Saya bilang dengan Khanti & team, kalo kita mau bikin workshop ini dan berbayar, mohon kita semua serius. 


Maksud saya, kita harus memberikan output yang jelas, bukan sekedar seminar. Banyak workshop di luar sana, yang ternyata seminar. Tidak ada ilmu yang ditransfer secara mendalam. Cuma kegiatan jingkrak-jingkrak 2-3 hari, tanpa output.


Kita juga mau mencari tim inti kan nantinya, untuk ngerjain proyek berikutnya untuk jualan barang sendiri disana. Workshop ini, jembatan kita. Cari tim terbaik. 


Oleh karena itu, akhirnya saya pun terlibat dalam proses pengerjaan workshop ini, untuk memastikan embrio ini jadi, dan tumbuh.


Saya liat Khanti & team juga kerja keras menyusun modul mendalam ratusan halaman. Wow.. Saya bagian ngetesnya, sebagai newbie :D 


Saya bahagia kalau banyak orang Indonesia bisa jualan di US. Sudah waktunya kita berani seperti klan-klan negara lain yang sudah masuk ke Amerika.


Karena pekerjaan perdana, kita belum tau banyak apa hal-hal yang kita belum tau dalam pengerjaan workshop ini, maka saya mengusulkan untuk hanya mulai tidak lebih dari 20 orang. Kita semua setuju.


Ini adalah puzzle yang kurang selama saya jualan di US. Akhirnya ketemu disini. Makanya kemudian WS ini  saya beri nama: Connecting The Dot.

Konsep Acara & Harga

  • Harga perdana: Rp 6,900,000 (include seluruh biaya WS, venue, dan menginap)
  • Durasi: 3 Hari 2 Malam 
  • Tempat: Kota Bandung (tempat pastinya menyusul)
  • check
    Tanggal: 26-28 Oktober 2018
  • check
    Peserta: Max 20 Orang

Kalau Anda tertarik untuk ikut serta, silakan join dulu di grup Whatsapp kami. Inget grup WA hanya muat 256 orang. Kalau 1 grup sudah terisi, kami belum akan bikin grup baru lagi.