Apa itu Facebook Ads?

Facebook Ads adalah sebuah advertising platform yang dimiliki oleh Facebook. Tugas Facebook Ads adalah menyebarkan konten iklan kita di timeline para user Facebook.

Contoh iklan Facebook Ads. Perhatikan tulisan “sponsored”.

Hal yang Perlu Dipelajari Dalam Facebook Ads

Sebelum masuk ke tataran teknis, ada hal-hal mendasar yang penting untuk dipelajari dan dipahami untuk membuat proses beriklan di Facebook semakin lancar dan mudah.

1/ Anda perlu belajar menemukan manfaat inti dari produk yang ingin Anda jual.

Banyak advertisers yang gagal melewati fase ini. Asal jual, asal iklan, tapi lupa, belum mendefinisikan manfaat inti produknya, apa manfaat terbesarnya, seberapa baik dan berguna produk Anda, dsb. Ini tataran konsep, tapi amatlah penting.

Ambil contoh Anda menjual sepatu.

  • Apa sih kelebihan dari sepatu yang Anda jual?
  • Kenapa orang harus beli sepatu Anda? Apakah unik? Terbaik?
  • Seberapa penting sepatu Anda harus mereka miliki?

Value yang jelas, terang, mengkristal, akan memudahkan Anda dalam membuat materi-materi iklan yang akan digunakan pada saat Anda terjun ke dalam Facebook Ads.

2/ Anda perlu untuk tahu, siapa yang layak mendapatkan manfaat inti tersebut.

Setelah Anda menemukan/menciptakan value dari produk Anda, maka Anda perlu untuk merinci, membuat daftar, siapa kira-kira orang yang akan mengucapkan “terima kasih” jika Anda menyampaikan manfaat tersebut kepada mereka.

  • Umurnya?
  • Jenis kelaminnya?
  • Pekerjaannya?
  • Hobinya?
  • Gadget yang digunakan?
  • Bahasa yang dipakai sehari-hari?
  • Dimana mereka tinggal?
  • dsb.

Semakin Anda mampu mendefinisikan ini, akan semudah proses Anda beriklan. Jika Anda belum yakin, buatlah beberapa daftar kira-kira, asumsi-asumsi awal. Ini sangatlah penting. Kenapa? Karena Facebook Ads hanyalah sebuah media untuk memperluas jangkauan manfaat dari produk yang Anda miliki, agar bisa dinikmati lebih banyak orang. Nah jika kita salah menentukan penerima manfaat dari produk kita, tentu produk Anda akan kurang mendapatkan respon. Anda menjual jilbab kepada perempuan, tentu akan lebih terbayang manfaat dan keindahan jilbab itu di benak mereka daripada Anda iklankan kepada pria.

3/ Izinkan diri Anda untuk mau belajar hal baru yang lebih rumit: teknis Facebook Ads.

Saya akan katakan ini dari awal: belajar Facebook Ads memang simpel, tapi tidak mudah. You can’t use an old map to explore the new world. Paling tidak ada 4 hal yang Anda harus kuasai nantinya :

  • Merencanakan iklan. Apa goal Anda, hasil akhir apa yang ingin dicapai, indikator kalau iklan Anda berhasil, dsb.
  • Memasang iklan. Untuk itu Anda harus memahami secara utuh nantinya, apa itu Campaign ➡ Adset ➡ Ads. Ini adalah struktur peletakan dasar iklan di Facebook Ads.
  • Membaca laporan hasil iklan: Apa itu CPM, CTR, CPC, CTA, WC, VC, ATC, dsb. Ini sangat fundamental. Kalau Anda belajar matematika, Anda akan bertemu kosakata: integral, sudut, bilangan, turunan, perkalian, deret, dsb. Kalau Anda belajar biologi, Anda akan ketemu kosakata: kambium, tunas, pohon, serat, mitokondria, dsb. Nah jika Anda belajar Facebook Ads, ya Anda akan bertemu kosakata itu tadi! Mau tidak mau, suka tidak suka, harus bisa dan mau.
  • Menganalisa hasil iklan. Apakah kondisi iklan Anda masih layak untuk diteruskan ataukah tidak. Apakah ada hasil yang keluar dari perencanaan, apakah malah hasilnya melebihi target, dll. Dari hasil analisa ini nantinya Anda akan tahu, apa yang harus dilakukan di step berikutnya.
Struktur iklan di Facebook Ads

4/ Izinkan diri untuk menjadi pengamat yang jeli seperti rajawali. 

Memasang iklan di Facebook Ads, adalah pendalaman seni observasi. Anda harus rajin mengamati iklan orang lain yang ada di timeline Anda, membuat hipotesa sederhana mengapa ada iklan yang mendapatkan respon sangat baik, ada pula yang jelek. Anda juga harus mengamati, apa yang sedang tren saat ini, menyelami kehidupan pemirsa Anda, mencoba terlebih dulu produk yang akan Anda jual, melakukan survey market kecil-kecilan, dsb.

Keberhasilan seorang advertisers bukanlah ditentukan dalam course ataupun workshop. Course/workshop/training, hanyalah peletakan dasar-dasar. Sedangkan faktor keberhasilan utama lebih ditentukan dari pengamatan yang detail terhadap pekerjaan yang ia lakukan.

5/ Haramkan diri untuk mengalami distraction.

Jika Anda sudah memutuskan untuk ingin mempelajari Facebook Ads, maka tutup dulu pelajaran lain, sampai Anda menguasai Facebook Ads. Jangan lapar mata, sedikit sedikit lihat screenshit orang lain, tergiur, pindah.

Jika FB Ads sudah diluar kepala bagi Anda, maka silakan mengerjakan yang lain. Saya saja sudah bertahun-tahun, belum juga tamat dalam belajar FB ads. Baru belajar sebentar yang A, sudah ada update B, C, D. Kita sedang berada di dalam sebuah industri yang paling inovatif abad ini. Bergerak hitungan detik, menit, jam. Sedikit aja meleng, kita sudah ketinggalan jauh.

Generally, these 5 things will save your time, a lot. Paling tidak, Anda sudah memiliki gambaran umum yang jelas, walaupun belum mendetail di tataran teknis yang pasti juga sama pentingnya. []

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*